PICTURE

PICTURE

Mungkin Ini Ramadhan Terakhir Bagi Kita


BULAN RAMADHAN,,,,
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Apa yang bisa anda bayangkan, ketika dokter memvonis anda bahwa secara perhitugan fisik, tubuh kita tidak bisa bertahan lebih lama. Kami yakin, anda akan melakukan hal terbaik dalam hidup, demi mendapatkan kebahagiaan setelah kematian.
Karena itulah, islam mengajarkan kepada kita, agar kita sering mengingat kematian. Dalam arti, selalu menghitung, bekal apa yang harus kita persiapkan setelah kematian.

Hasil Sidang Isbat 2015, Penentuan Awal Puasa Ramadhan 1436 H

Sidang Isbat 2015, Penentuan awal puasa Ramadhan 1436 H

Berita.com Menjelang detik-detik menuju bulan suci Ramadhan, maka telah dilakukan adanya sebuah Hasil Sidang Isbat. Seperti yang telah anda ketahui, pada umumnya penentuan awal Ramadhan 2015 di negra Indonesia ini selalu mengikuti sebuah keputusan yang didiapat dari adanya siding isbat. Sidang isbat ini dihadiri oleh Pemerintahan RI dengan melalui Menteri Agama beserta perwakilan dai setiap ormas Islam yang ada di Indonesia yaitu Nadhlatul Ulama atau yang biasa disingkat dengan NU serta ormas Islam Muhammadiyah.
Sidang isbat ini juga telah dihadiri oleh para ulama maupun ahli astronomi dan berbagai pihak lainnya yang juga memmiliki keterkaitan dengan siding isbat ini. Sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan sendiri rencananya akan digelar tepat pada Selasa tanggal 16 Juni 2015 yang berlkasi di gedung Kementrian Agama Jakarta Indonesia. Hal yang demikian ini tentunya telah disampaikan oleh Menteri Agama Islam RI yaitu Lukman Hakim Saifuddin.
Proses sidang isbat dimulai dengan pemantauan hilal di titik – tiitik tertentu yang sudah tersebar di berbagai wilayah maupun daerah di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu saja, hasil dari keputusan sidang isbat juga akan menentukan apakah rukyatul hilal sudah dapat dilihat atau belum, jika sudah dilihat maka awal puasa Ramadhan akan jatuh pada tanggal 17 Juni 2015. Akan tetapi jika hilal tidak dapat terlihat, maka awal Ramadhan akan jatuh pada tanggal 18 Juni 2015. Dengan demikian bulan syaban akan genap menjadi 1 bulan atau tepat 30 hari.
Penetapan jatuhnya hari bulan puasa ini telah disampaikan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat jumpa pers sehabis memimpin Sidang Itsbat Awal Ramadhan di Auditorium H.M. Rasjidi Kantor Kemenag Jl. Thamrin No. 6, Jakarta, Selasa (16/06). Bersama Kemenag dalam konferensi pers ini, ketua umum MUI KH. Din Syamsudin, Ketua MUI KH Makruf Amin, dan Dirjen Bimas Islam Machasin.
Menurut Menag, tak satupun para saksi yang telah ditugaskan untuk melakukan rukyatul hilal di 36 titik di seluruh Indonesia yang berhasil melihat hilal. Maka tanggal 1 bulan suci ramadhan ditetapkan pada hari kamis 18 juni.
“Dalam sidang itsbat, kita mendengar laporan dari sejumlah pelaku rukyat yang ditugasi Kemenag. Tidak kurang 36 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan tidak ada satupun  pelaku rukyat yang melihat hilal,” terang Menag.
“Karenanya, atas dasar itulah seluruh peserta sidang itsbat menyepakati bahwa karena saat ini hilal tidak bisa dilihat, maka bulan Sya'ban distikmalkan (disempurnakan) menjadi 30 hari. Dengan demikian, maka 1 Ramadlan baru akan jatuh pada esok lusa, tepatnya Kamis 18 juni 2015,” tegasnya lagi

sumber : http://www.szaktudas.com/

Kepada Siapa Cinta Ini Akan Kulabuhkan?





Bicara tentang cinta seakan tak ada habisnya. Biasanya membahas topik yang satunya ini, para pemirsa, pendengar, penonton atau siapapun yang menjadi subjek seakan langsung melek dan fokus, ibarat gula yang menarik semut-semut berdatangan. Sebuah kenikmatan yang Allah berikan kepada manusia yang tak diberikan kepada makhluk ciptaan-Nya yang lain adalah adanya rasa ketertarikan terhadap sesuatu, maka sepantasnyalah nikmat ini kita syukuri dan jaga. Dalam sudut pandang Islam, bukan sebuah hal yang tabu untuk membahas masalah cinta, karena ia adalah nikmat dan anugerah maka tentu sebagai panduan kehidupan, Islam telah memberikan rambu-rambunya.

Khasiat dan Keamanan Obat Herbal



Aspek penting yang harus diperhatikan dari obat herbal adalah khasiat. Obat herbal harus mempunyai khasiat lebih kuat daripada plasebo. Untuk mengetahui tentang khasiat obat herbal harus didasarkan pada literatur-literatur ilmiah yang valid. Beberapa monografi dapat digunakan sebagai rujukan, karena tanaman yang sudah masuk dalam monografi tersebut sudah dikaji oleh tim berdasarkan metode penelitian yang shahih. Selain itu, beberapa situs majalah ilmiah dapat digunakan sebagai acuan perkembangan penelitian tanaman obat.
Sampai saat ini, mitos bahwa bahan obat alam aman selalu dipromosikan oleh berbagai pihak. Sebagian dari masyarakat baik praktisi maupun pengguna obat herbal memiliki anggapan bahwa obat herbal aman. Hal ini bisa benar adanya, karena penggunaan obat herbal sudah lama, bahkan ada beberapa tanaman yang sudah ratusan tahun digunakan sebagai obat tradisional. Pengguna obat herbal juga sangat luas, beberapa tanaman bahkan digunakan sebagai bumbu masak. Namun, harus diingat bahwa kemungkinan ketidakamanan tersebut dapat berasal dari dalam tanaman itu sendiri. Secara alamiah beberapa tanaman menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang berbahaya, seperti ketela pohon (Manihot utilisima) mengandung senyawa glikosida sianida. Jika pengolahannya tidak benar senyawa glikosida ini dapat menyebabkan keracunan. Alkaloid pirolizidin (PAs) yang dikandung pada beberapa tanaman keluarga Leguminosae, seperti orok-orok (Clotalaria spp), komprey (Symphytum officinale L), senyawa ini diketahui mempunyai efek hepatotoksik. Beberapa negara mensyarakatkan batas maksimum alkaloid ini pada produk obat herbal dan makanan. Beberapa metabolit sekunder yang saat ini digunakan untuk pengobatan mempunyai indeks terapi yang sempit, karena itu tanaman ini harus hati-hati dalam penggunaannya.
            Selain sumber ketidakamanan berasal dari dalam tanaman juga bisa berasal dari luar. Pengaruh lingkungan tumbuh tanaman juga dapat menjadi sumber ketidakamanan logam berat, bahan kimia yang digunakan secara sengaja ataupun tidak sengaja dapat menjadi penyebab ketidakamanan. Cemaran biologi seperti bakteri, jamur akan menjadi faktor ketidakamanan. Hal ini terjadi pada saat budidaya tanaman.
            Hal lain yang menjadi sumber ketidakamanan obat herbal saat ini menjadi perhatian peneliti dan praktisi obat herbal adalah interaksi obat herbal-obat modern, obat herbal-obat herbal, dan obat herbal-makanan. Data interaksi antara obat herbal dengan obat modern (sintetik) sangat terbatas. Seperti pada interaksi obat-obat, interaksi digolongkan pada interaksi farmakokinetik dan farmakodinamik.
Sumber: Fitoterapi Dasar, 2011

Penulis: Dr.Abdul Mun’im, M.Si, Apt dan Prof.Dr. Endang Hanani, MS, Apt

Buletin Edisi Terbaru : Ramadhan, Rasakan Kehadirannya Mulai Sekarang




Aroma Ramadhan semakin terasa
Bulan melipatgandakan pahala kian dekat
Tak seorang pun yang tak merindukanmu
Duhai kekasih kaum muslimin

wudhu Batal Saat Sholat Berjama'ah,,,Apa yang harus di lakukan seorang Makmum?






TANYA USTADZAH :
1. Bagaimna hukum sholat seorang makmum yang apabila sementara sholat wudhunya batal, apakah dia bisa  melanjutkan sholatnya kemudian sholat kembali  atau keluar dari shaf?










Donasi Juga bisa Langsung di Transfer ke Rekening Mandiri Syariah No. Rekening FMDKI Indonesia a/n NUR RAHMAH KARAENG BAJEN. 

Bank Syariah Mandiri ( Kode Bank 451) 7074498765  Atau melalui  Bank BRI Syariah No.Rekening (Kode Bank 422) 1012444512. Jika telah mengirim donasi ANDA, silahkan konfirmasi ke no. 085255668815 dengan format Nama ANDA #Jumlah Donasi. Contoh : Qonita#50000. Syukron Jazakumullahu khair atas Donasi Anda. Donasi Anda Akan digunakan Untuk DAKWAH NUSANTARA InsyaAllah,










Daftar Universitas negeri di Sulawesi




Sulawesi

Sulawesi Utara

Universitas Sam Ratulangi, Manado
Universitas Negeri Manado, Manado
Politeknik Negeri Manado, Manado

Gorontalo

Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo

Sulawesi Tengah

Universitas Tadulako, Palu

Sulawesi Selatan

Politeknik Kesehatan KEMENKES Makassar, Makassar
Universitas Hasanuddin, Makassar
Universitas Negeri Makassar
Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Pangkajene Kepulauan
Politeknik Negeri Ujung pandang, Makassar
universitas Maiwa Enrekang

Sulawesi Tenggara

Universitas Haluoleo, Kendari
Sekolah Tinggi Pertanian (STIP) Muna Kampus Baru, Muna

Daftar Universitas Negeri di Jawa

Daftar Universitas Negeri di Jawa

Banten

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang
Perguruan Tinggi Buddhi, Karawaci

Jakarta

Universitas Indonesia
Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN)
Universitas Negeri Jakarta
Universitas Terbuka
Politeknik Negeri Jakarta
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Politeknik Negeri Media Kreatif, Jakarta

Jawa Barat





Banten

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang
Perguruan Tinggi Buddhi, Karawaci


Jakarta 

Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung
Universitas Padjadjaran, Bandung
Institut Pertanian Bogor, Bogor
Institut Teknologi Bandung, Bandung
Politeknik Negeri Bandung, Bandung
Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung, Bandung
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Politeknik Indramayu, Indramayu

Jawa Tengah

Universitas Diponegoro, Semarang
Universitas Islam Sultan Agung, Semarang
Universitas Negeri Semarang, Semarang
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Politeknik Negeri Semarang, Semarang
Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta, Surakarta

Yogyakarta

Universitas Gadjah Mada
Universitas Negeri Yogyakarta
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Jawa Timur

Universitas Airlangga, Surabaya
Universitas Negeri Surabaya, Surabaya
Universitas Brawijaya, Malang
Universitas Negeri Malang, Malang [1]
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang [2]
Universitas Jember, Jember
Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Madura
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
Politeknik Negeri Jember, Jember
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Surabaya
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya
Politeknik Negeri Malang, Malang


Bali

Universitas Udayana, Denpasar
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja
Politeknik Negeri Bali, Kuta-Badung
Institut Seni Indonesia Denpasar, Denpasar

Nusa Tenggara

Nusa Tenggara Barat

Universitas Mataram, Mataram

Nusa Tenggara Timur

Universitas Nusa Cendana, Kupang
Politeknik Negeri Kupang, Kupang
Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang

Sumber: http://kampuspedia.blogspot.com/2012/01/daftar-universitas-negeri-di-jawa.html

Gambaran Sisi Religius UGM YogYakarta


Banyak Sobat Muslimah  yang mungkin pernah bermimpi ingin menjadi salah satu bagian dari mahasiswa UGM atau sekedar kagum dengan saudara,teman atau siapa saja yang berhasil masuk sebagai bagian dari kampus tersebut. Tapi, pernahkah muncul pertanyaan dalam benak sobat muslimah tentang bagaimana kondisi keislaman dalam kampus tersebut? hmmm, mungkin pertanyaan semacam ini akan muncul pada diri sobat muslimah yang memiliki perhatian yang besar terhadap Agama ini (islam) atau  Sobat Muslimah yang punya basic agama yang baik and pengen Lanjut Kuliah ke kampus besar ini....

Nah, buat sobat Muslimah semuaaaanyaa,,,,,baik yang belum mau tau atau yang pengen tau kondisi Religius kampus ini,,,,,ayo, kita intip komentar salah satu Mahasiswa UGM,Jurusan Ilmu Komputer mengenai Sisi Religi UGM saat ini....

Sisi Religius Yogyakarta

- singkat aja, kalau kalian ke Yogyakarta khususnya daerah sekitar UGM,..
- jangan heran bertemu penjual lotek berjenggot tebal,..
- penjaga fotocopy bercadar,..
- mahasiswa-mahasiswi-dosen, bercadar atau berjenggot tebal atau tidak isbal....
- masjid-masjid hampir selalu penuh ketika waktu shalat...
- Shalat Isya bisa sampai 5 shaf!!, di Surabaya dulu 1 Shaf penuh aja jarang...
- Kajian juga gak pernah putus, setiap hari ada...
- di Masjid Kampus, Al-Hasanah, Al-Ikhlas, Pogung Raya, Mustaqiim, Ibnu Sina...
- bagi kalian yang punya kendaraan, enak banget setiap hari bisa ikut kajian kalau ada waktu...
- banyak dosen yang tidak sungkan mengajar dengan busana muslim, bahkan berkerudung lebar...
- sering ada bazar buku islami di sekitar Jogja...
- banyak toko buku islam juga sekitar UGM...
- mau belajar bahasa Arab? banyak kajian bahkan kursus sekitar kampus UGM...
- Ma'had Umar salah satunya...
- cari kamar kos yang kondusif? ada wisma muslim di daerah Pogung...
- banyak juga ditawarkan di daerah sekitar UGM yang lain...

terus kalian berani bilang kita semua teroris?
Pak penjual lotek ini mau dianggap teroris karena berjenggot?
atau para dosen?

wuussh...
UGM membuka mata banget, bagi kalian yang dulu pernah merasa minder dianggep aneh karena penampilan islami kalian, atau bagi kalian yang pernah menganggap aneh penampilan islami seseorang coba deh mampir ke UGM Yogyakarta...

Masjid Kampus UGM



Komentar 2

kalau di Surabaya ada Ampel, di mana menjadi pusat kehidupan islam, maka UGM dan sekitarnya juga merupakan pusat Islam di Yogyakarta...

kurang lebih sebulan tinggal di sini aku berani bilang, kondisi keislaman paling bagus ada di Fakultas Teknik dan Kedokteran. Di mana sering diadakan kajian rutin, dan pengisinya kebanyakan dari YPIA (Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari) .

Salah satu penerbit buku-buku islami yang ku tahu, Pustaka Muslim juga ada di sekitar UGM...
Bazar buku-buku islam juga sering diadakan, walau kadang tempatnya agak jauh, tapi masih bisa ditempuh dengan sepeda onthel...
penjual buku-buku Islami bertebaran, di daerah utara UGM. Bahkan, di masjid kampus setiap jumat rame orang jualan buku dan pernik-pernik islami...

Pernah streaming di Radiomuslim.com? pusat siarannya ada tepat di seberang kampusku...
jadi dari pada susah-susah streaming, dateng aja ke masjid Al-Hasanah (pusat siaran) buat ndengerin siaran radiomuslim.com, dan insya Allah akan segera di siarkan ke radio FM...

Website-website islami besar seperti konsultasisyariah.com, muslim.or.id, muslimah.or.id, rumaysho.com, dan masih banyak lagi, semua pusatnya ada di daerah Pogung, utara UGM...
kajian-kajiannya tersebar di sekitar UGM...

Daerah kajian di sekitar UGM cukup merata,
sisi selatan, ada Masjid Al-Hasanah...
sisi barat, ada Masjid Mustaqiim Baru, Musholla Al-Ikhlas dan Masjid Ibnu Sina...
sisi Utara, ada Masjid Pogung Raya, Masjid Al-khlas, Masjid Al-Istiqomah dan Mushalla Teknik...
sisi Timur, ada Masjid Kampus UGM...

Kondisi sosial keislamannya juga bagus...
aku pernah bertemu dengan penjual fotocopy yang bercadar...
penjual lotek yang tidak isbal dan berjenggot tebal...
dan semua itu juga banyak ditemui di dalam kampus, dosen dan mahasiswanya...


Itu Sedikit Gambaran Tentang Kondisi keislaman Di UGM buat sobat Muslimah..... 
Semoga Bermanfaat!!

Sumber :http://cerita-ilmuku.blogspot.com/2012_10_01_archive.html

Ceramah Ust.Yusron@Jepang Hukum Menyingkat SAW dalam Pesan Singkat & Batasan Menyampaikan Hadits.




Pertanyaan:

(Ada seorang Ikhwa indonesia yang berada di Jepang mengajukan pertanyaan saat 

Tabligh Akbar Golden Week KMII 2013 yang di laksanakan di negeri Jiran Tersebut)

Pertanyaan sy ada 2 ustad,

1. Adakah batasan minimal dimana Hadits tersebut tidak sebaiknya kita sampaikan dahulu, entah kita harus memahami dulu atau memastikan dahulu sampai kaidahnya itu aman untuk menyampaikan hadits yang pernah kita dengar.

2. Mengenai Singkatan SAW dan singkatan2 lainnya, dimana sekarang teknologi sudah berkembang, ada lewat internet , BBM,Twitter dll. Kadang2 media tersebut ada keterbatasan karakter tulisan dan lain sebagainya atau karena jumlah hurufnya terbatas. Apa yang harus kita lakukan jika kita menemui hal tersebut?

JAWABAN :

1. Benar apa yang di katakana Al akh tadi.  Dalam sebuah Hadits dan Hadits ini adalah hadits yang paling mutawatir atau paling banyak periwayatnya. 

 Nabi Sallalahu’alaihi wasallam bersabda “ Siapa yang mengatasnamakan sesuatu kepada saya atau berdusta kepadaku dengan sengaja maka hendaknya ia Siap-siap masuk ke dalam neraka “
Ada Hadits yang lain . kalau tadi di katakana “Dengan Sengaja”, Bagaimana kalau "tidak sengaja" karena tidak tahu?.

Dalam Riwayat Bukhari di katakan “Siapa yang mengatas namakan aku padahal saya tidak pernah Mengatakannya maka siap-siap berada di Neraka”. Hadits ini menunjukkan bahwasanya berdusta atas nama Nabi sallalahu’alaihi wasallam termasuk dosa yang sanagat besar.karena indikasi dosa besar adalah diancam dengan neraka.

Sekarang, bagaimana dengan kita yang tidak tau?. Nah, Inilah pentingnya kita untuk belajar Hadits, Agar kita bisa memilah dan membedakan antara yang mana sabda nabi yang benar /memang beliau katakana dan yang mana yang beliau tidak pernah katakana. Ini perlu belajar, tidak mungkin langsung tau.

Bagaimana jika kita belum tau? Nah, disinilah posisinya apa yang Allah katakan dalam Al Qur’an  “Jangan kamu ikut-ikutan dengan suatu yang tidak kamu  ketahui atau jangan mengatakan sesuatu yang belum kamu ketahui ".

Dalam ilmu-ilmu duniawi, ilmu keteknikan atau ilmu kedokteran tidak mungkin seseorang mau ngomong atas ilmu kedokteran  atau ilmu keteknikan jika ia tidak mengetahuinya apalagi mengatasnamakan Allah dan RasulNya. Dan sangat tidak etis bahkan tidak boleh (Haram) seseorang sampai mengatas namakan nabi sallalhu’alaihi wasallam jika ia tidak tahu.

Ada salah seorang sahabat yang bernama zaid bin arqam, ia adalah sahabat yang lama mendampingi rasulullah dan ia diketahui sebagai sahabat, maka sebagian tabi’in menziarahi beliau dan minta tlong dibacakan hadits-hadits nabi sallalahu’alaihi wasallam. Apa tanggapan beliau? Beliau mengatakan "Kami ini sudah tua dan sudah banyak lupa, dan berbicara atas nama nabi sallahu’alaihi wasallam adalah pekerjaan yang berat .Padahal beliau ini sudah sering berdakwah dan suka menyampaikan . Namun karena khawatir( Atas kondisinya yang sudah tua), jangan-jangan nanti saya salah maka ia mengatakan ini adalah satu hal yang resikonya besar. Maka beliau meminta maaf tidak bisa menyampaikannya. 

Itu adalah sahabat rasulullah, apatah lagi kita hari ini.

Intimya, Memang benar. Jika belum yakin maka jangan kita sampaikan karena ada sebagian hadits mengatakan “Bahkan seseorang yang masih ragu-ragu apakah haditsnya benar atau salah . Namun jika ia tetap menyampaikan maka ia termasuk dalam 2 pendusta (jika masih ragu-ragu)”. Jadi, usahakan untuk tidak kita katakana kecuali jika kita telah yakini karena begitulah ilmu. Sesuatu dikatakan ilmu karena di dasari dengan keyakinan  bukan prasangka-prasangka belaka.

2.  Seperti yang telah dijelaskan oleh para ulama kita  bahwa untuk shalawat ini  jangan disingkat bahkan kadang kami katakana berdasarkan yang kami pahami bahwa lebih mungkin kita menyingkat Allah SWT dibandingkan Nabi Muhammad Sallahu’alaihi wasallam, kenapa?

Karena Allah tentunya kita sebutkan subhanahuwata’alah atau  Azza wajalla sbg kemuliaan kepada Allah , tapi tidak ada perintah khusus bahwa ketika  Allah disebutkan, maka kita harus mengatakan Azza wajalla dan subhanahuwata’alah sedangkan nabi Muhammad sallalahu’alaihi wasallam ada perinta khusus, jangan sampai nama beliau disebutkan lalu kita tidak bersalawat kepada rasululla sallalahu’alaihi wasallam, Maka biasa kan karakternya 160 ya (pada HP kita)? Atau kalau tidak salah 159?  Singkatlah semuanya DST.nya (Dan seterusnya), Dll (dan lain-lain) tapi untuk shalawat maka ditulis dengan lengkap. Jika kita menulis secara lengkap “Sallallahu’alaihiwasallam", niatkan pahala kepada Allah bahwasanaya Allah akan bersalawat kepada kita ketika kita menyebutkan secara lengkap. Dan yah,,tidak apa2 kalau sampai 2 kali pengiriman sehingga sms ataupun nelpon kita tetap mendapatkan pahala yang mulia ini. Wallahu’alam

Jadi tetap bukan  menjadi alasan untuk kita singkat.
Wallahu 'alam

NB :Ust. Yusron Anshar@ Tabligh Akbar Golden Week 2013 yg telah diselenggarakan oleh Keluarga Masyarakat Islam Indonesia di jepang dengan tema membumikan nilai-nilai islam.

Sumber : www.youtube.com/watch?v=rtFc_TY0hzA

Kajian Analitis dan Jelajah Intelektual (kAJIAN) : Meneropong Jurus Jitu Cantik dan Sehat Ala Muslimah



 Berita FMDK.com. Tampil cantik dan sehat adalah dambaan tiap muslimah.
Beragam Upaya  dilakukan demi tampil menawan.
Bagaimana KOnsep Cantik dan Sehat Ala Muslimah???
Yuk Intip dalam...
KAJIAN ANALITIS DAN JELAJAH INTELEKTUAL (KAJIAN)
Beauty & Health

Dengan Tema :
"Meneropong Jurus Jitu Cantik dan Sehat Ala Muslimah"

Selain ILMU yang sangat berguna, kamu juga bisa dapat berbagai fasilitas lainnnya seperti  Sertifikat (langsung kamu dapatkan setelah kegiatan), Snack,buletin dan DOORPRIZE bagi 10 Peserta Pertama. 

Hanya Dengan 15.000 InsyaAllah Kamu sudah dapat Semuanya...

Nah, Satu lagi! kamu juga  bisa memriksa kesehatan secara Langsung.... dan Spesial Visualisasi dari kami !!!

Pemateri dalam Kegiatan ini adalah  kak Lutfah Djamrud,S.Si. 

Tempat :
Gedung Dharma Wanita Gowa ( samping kiri balla' Lompoa gowa)

InsyaAllah Akan dilaksanakan PAda HAri Ahad, 2 November 2014

Tunggu Apalagi....!!! Buruan Daftarkan Diri Sobat  Sekarang JUGA.

Pendaftaran :
Cp : 085215329357/085299109989










Meraup Sejuta Hadiah di Bulan Berkah


 
Kekasih yang dinanti kini datang
Membawa sejuta hadiah dari Sang Ilahi
Duhai jiwa-jiwa perindu surga
Sambut dan dekap ia penuh cinta
Jangan sia-siakan hadirnya

Saudariku…bulan Ramadhan kini bersama kita, ia terus melaju bak detik demi detik yang terus berputar tanpa pernah kembali lagi. Bagi seorang muslim, sebuah kenikmatan besar bisa berjumpa dengannya, meraup pahala sebanyak-banyaknya pada momen terhapusnya dosa-dosa. Sayang sekali jika ia dibiarkan berlalu begitu saja.
Keutamaan bulan Ramadhan
Berikut mengingatkan kembali kepada sohib muslim akan keutamaan bulan Ramadhan, diantaranya:

1. Bulan Ramadhan adalah bulan untuk beramal saleh karena di dalamnya pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan diikat .
"Jika datang bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu surga, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan diikatlah para setan." (HR. Bukhari dan Muslim).
2.  Bulan Ramadhan adalah bulan sedekah.
"Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawaan beliau akan bertambah pada bulan Ramadhan ketika bertemu dengan Jibril. Beliau bertemu dengan Jibril setiap malam Ramadhan untuk mempelajari Al-Qur'an, dan  Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam lebih dermawan dari angin yang bertiup kencang." (HR. Bukhari).
3.  Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an.
"Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)." (Al-Baqarah, ayat 185).
4. Bulan Ramadhan adalah bulan taubat dan ampunan.
"Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu." (HR Bukhari Muslim).
"Shalat lima waktu, hari Jumat sampai hari Jumat berikutnya, bulan Ramadhan sampai bulan Ramadhan berikutnya  merupakan penghapus dosa antara waktu-waktu tersebut, selama tidak mengerjakan dosa-dosa besar.” (HR Muslim).
6. Pada bulan Ramadhan banyak orang yang diselamatkan dari api neraka. Itu terjadi setiap malam, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam :
"Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan oang-orang dari api neraka, dan itu terjadi pada tiap malam pada bulan Ramadhan." (HR. Tirmidzi).
7.  Bulan kesabaran.
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (Az-Zumar: 10).
Dalam suatu hadits Qudsi disebutkan:
"Dan puasa adalah untuk–Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya." (HR. Bukhari).
8. Bulan dikabulkannya doa.
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (Al Baqarah: 186).
Selain itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menjelaskan bahwa doa orang yang sedang berpuasa itu tidak tertolak, sebagaimana yang termaktub dalam salah satu haditsnya:
"Tiga golongan yang tidak tertolak doanya: Orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang terzalimi." (HR. Ahmad).
9. Dalam bulan Ramadhan ada Lailatul Qadar, yang ibadah di dalamnya lebih baik daripada ibadah seribu bulan, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
"Sesungguhnya bulan ini (yaitu bulan Ramadhan) telah datang kepada kamu, di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapatkannya, berarti dia tidak mendapatkan seluruh kebaikan." (HR. Ibnu Majah).
Bagaimana Menjaga Kesempurnaan Puasa
“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. AthThabrani).
Kesempurnaan puasa bukan dengan sekadar menahan lapar dan dahaga serta menahan diri dari pembatal-pembatal puasa lainnya. Ada beberapa hal yang bisa merusak pahala puasa, meskipun tidak sampai membatalkannya. Agar puasa kita tetap terjaga kesempurnaannya, berikut beberapa amalan yang perlu kita perhatikan:

1. Menundukan pandangan

Menahan lapar dan haus mungkin telah biasa bagi kita, namun menjaga mata dari hal yang diharamkan seringkali sulit dilakukan, sementara dalam Islam sangat dianjurkan untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang haram.
Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan petuah yang sangat bagus:
“Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah di hari puasamu. Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.”

2. Menjaga lisan

Ø  Tidak berkata bohong
Ø  Tidak berkata kotor
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya puasa adalah perisai. Apabila salah seorang di antara kamu berpuasa maka jangan berkata kotor dan jangan bertindak bodoh. Jika ada seseorang menyerang atau mencaci, katakanlah ‘sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku berpuasa’.”
Ø  Tidak melakukan ghibah dan namimah (mengadu domba)

3. Menjaga telinga

Setiap yang haram diucapkan, haram pula didengarkan dan segala hal yang haram akan membuat sia-sia ibadah puasa seorang muslim. Bahkan dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa kedudukan orang yang suka mendengarkan berita bohong sama dengan orang yang memakan barang haram.
“Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong. Banyak memakan yang haram.” (QS. Al-Maidah: 42).

4. Hindari keharaman, walau telah masuk waktu berbuka

Hindarkan tangan, kaki, dan semua panca indera lainnya dari hal-hal yang diharamkan, walaupun telah berbuka. Tak ada artinya sepanjang hari menahan diri dari makanan yang halal, namun setelah berbuka melakukan hal-hal yang dibenci bahkan diharamkan.
Orang seperti inilah yang disinggung Rasululkah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Betapa banyak orang yang berpuasa tetapi ia tidak mendapatkan dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga.” (HR. Nasai dan Ibnu Majah)

5. Jangan kalap saat berbuka

Salah satu tujuan berpuasa adalah melemahkan berbagai kekuatan hawa nafsu yang menjadi incaran setan. Maka agar tercapai tujuan mulia ini janganlah makan terlalu berlebihan karena syahwat akan menguat dan bisikan setan untuk melakukan keharaman akan muncul kembali.
Pada bulan Ramadhan, bermunculan ragam program yang ditawarkan di berbagai stasiun tivi sebagai alternatif untuk mengisi waktu di sepanjang bulan suci. Sebagian besar program itu hadir di saat sahur dan menjelang buka puasa, padahal keduanya adalah waktu diistijabahnya doa-doa dan dianjurkannya memperbanyak ibadah. Bukan soal apakah ada agenda tertentu di balik semua itu atau sekadar memanfaatkan euforia ramadhan dengan seru-seruan. Masalahnya adalah, maukah kita disibukkan dengan berbagai agenda yang membuat banyak waktu tersita? Lalu sadar atau tidak, kita kehilangan peluang-peluang melipatgandakan amalan. Di saat kita menekuni tivi atau online hampir sepanjang hari, di tempat lain ada yang mendulang pahala dengan sedekah, tilawah dan shalat sunnah hingga Maghrib tiba.
Baiklah, barangkali itu hanya catatan buruk di Ramadhan silam. Saatnya memberi warna baru pada Ramadhan kali ini dengan merombak kebiasaan lama. Buatlah target atau program baru yang lebih produktif. Ganti nonton tivi di saat sahur dengan tilawah atau mendengar ceramah. Ubah budaya ngabuburit jelang Maghrib dengan memperbanyak dzikir dan doa. Akan lebih baik jika kita merancang sebuah program harian yang lengkap sepanjang bulan Ramadhan. Program tersebut bisa berisi ibadah wajib harian dan sunnah yang dianjurkan di bulan ini.
Ramadhan hanya sebulan. Waktu yang sebentar di masa-masa sekarang, yang telah diperkirakan akan semakin singkat perputarannya, sebagai satu pertanda semakin dekatnya kiamat. Sehingga sangat disayangkan jika masih banyak yang melewatkan peluang meraih berkah, yang melingkupi seluruh detik di bulan ini. Maka bersabarlah untuk waktu yang sebentar, seperti kesabaran pemburu keuntungan yang tak mengenal waktu. Tahanlah dirimu dari kesenangan, sesaat saja. Sebagaimana penanam investasi yang menahan diri untuk tidak membelanjakan uangnya sementara, agar memperoleh keuntungan berlipat ganda. Inilah peluang besar untuk berinvestasi. Hanya sekitar tiga puluh hari, dan keuntungannya akan terus dinikmati pada hari yang tak mengenal hitungan. Sungguh, tak akan sama satu menit di bulan suci dengan satu menit di bulan selainnya.
Sohib muslim selama Ramadhan hindari yang ini yah:
1.      Ngabuburit. Istilah ini berasal dari bahasa Jawa Barat. Pada masyarakat pedesaan, ngabuburit dilakukan di mesjid dengan membaca Al-Qur’an. Sekarang, istilah ini sudah mengalami pergeseran dari makna yang sebenarnya, misalnya dengan jalan-jalan di mall.
2.      Tidur disepanjang siang. Bulan Ramadhan adalah peluang melipatgandakan pahala, manfaatkanlah waktu dengan memperbanyak amal kebaikan.
3.      Makan dan minum secara berlebihan. Sederhanalah dalam kedua hal ini, agar kita bisa menjalankan sunnah-sunnah berbuka puasa.
Wallahu’alam bishshawab.


Tulisan ini disadur dari Materi Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah (KARIMAH) yang diselenggarakan oleh Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) bekerjasama dengan Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia (IPMI), 14-15 Juni 2014.

Tulisan ini juga bisa dsimak di Buletin SYIAR Edisi 14/Ramadhan 1435 H